Minggu, 27 Februari 2022

Apa itu Hipotermia ???

  HIPOTERMIA

        Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh menurun drastis hingga di bawah 35oC. Ketika suhu tubuh berada jauh di bawah normal (37oC), fungsi sistem saraf dan organ tubuh lainnya akan mengalami gangguan. Menurut Hardisman (2014), hipotermia di definisakan bila suhu inti tubuh menurun hingga (35oC) atau dapat lebih rendah lagi.  

A.      Penyebab Hipotermia

      Hipotermia terjadi ketika panas yang dihasilkan tubuh tidak sebanyak panas yang hilang. hal ini kerap terjadi bila bepergiaan atau berada di tempat digin, tidak menggunakan baju yang tebal saat    cuaca dingin, memakai baju/pakaian basah yang terlalu lama, dan berendam di dalam air terlalu lama    pada suhu rendah. 

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami hipotermia, yaitu:

  • Usia. Hipotermia rentan dialami oleh bayi dan lansia.
  • Kelelahan.
  • Gangguan mental, misalnya demensia.
  • Konsumsi alkohol dan NAPZA.
  • Konsumsi obat-obatan untuk depresi dan obat penenang.
  • Hipotiroidisme, radang sendi, stroke, diabetes, dan penyakit Parkinson.

B.       Gejala Hipotermia

Sering kali pertama yang muncul gejala hipotermi pada seseorang yaitu badan gemeter yang disertai menggigil, pandangan mata terganggu, pernapasan yang lebih cepat karena badan gemetar, perasaan melayang dan adanya reaksi maniak terhadap rangsangan cahaya yang lambat (Verina Rina Cho, 2019).

Gejala hipotermia menurut tahapannya

a.    Ringan

Suhu tubuh menurun hingga 32,2°C–35°C. Muncul gejala berupa tekanan darah tinggi, tubuh menggigil, detak jantung dan pernapasan menjadi cepat, pembuluh darah menyempit, kelelahan, dan kurang koordinasi.

b.   Sedang

 

Suhu tubuh berkisar antara 28°C–32,2°C. Pada suhu ini, tingkat kesadaran semakin turun, detak jantung tidak teratur, pupil mata melebar, tekanan darah menjadi rendah, dan refleks mulai menurun.

 

c.    Berat

 

Suhu tubuh kurang dari 28°C tergolong sebagai hipotermia berat. Pada suhu ini, muncul gejala berat seperti sesak napas, pupil tidak reaktif, gagal jantung, edema paru, dan detak jantung berhenti.

 

Seiring menurunnya suhu tubuh, penderita akan berhenti menggigil dan akan menjadi bingung, mengantuk, dan kaku. Denyut jantung melemah dan menjadi tidak teratur.

 

C.            Komplikasi

Respons pertama tubuh untuk menjaga suhu agar tetap normal (37˚C) adalah dengan gerakan aktif maupun involunter seperti menggigil. Pada awalnya kesadaran, pernapasan, dan sirkulasi juga masih normal. Namun, seluruh sistem organ akan mengalami penurunan fungsi sesuai dengan kategori hipotermia. Komplikasi berat seperti fibrilasi atrium akan terjadi apabila suhu inti tubuh kurang dari 32˚C. Namun bila belum ada tanda instabilitas jantung, kondisi ini belum memerlukan penanganan khusus. Risiko henti jantung kemudian akan meningkat apabila suhu inti tubuh menurun di bawah 32˚C, dan sangat meningkat apabila suhu kurang dari 28˚C (konsumsi O2 dan frekuensi nadi telah menurun 50%) (Tanto, 2014).

Sabtu, 12 Februari 2022

STUDY ARABIC LANGUAGE

 ARABIC LANGUAGE 


Assalamualaikum dear, 

Saya disini mau sharing aja terkait belajar bahasa arab. 

yupzz.... mungkin masih banyak yang merasa kalau sekarang waktunya uda terlambat banget buat belajar bahasa, atau belajar apa yang kita suka. 

Jangan gitu guys,,, seharusnya sekarang kita lakukan action dalam meningkatkan skill kita dalam hal apapun.

Tidak ada kata terlambat bila mau berusaha. yah takaran umur tidak menjadi pembatas bagi aku dalam memulai mempelajari apa saja yang aku mau. Contohnya kali ini aku berniat untuk mempelajari bahasa arab, yah meskipun sulit tetapi aku akan mencobanya. 

Sebelumya aku sudah pernah mempelajari bahasa arab dengan mentor ku yaitu teman satu kantor aku namanya mr ageung. Beliau mengisi kelas bahasa Arab untuk guru setiap 1 minggu sekali tepatnya di hari rabu pagi pukul 08.00, biasanya sih anggotanya yaitu anggota dari englsh class for u, yaitu mr.Oz, Rani, Nurhasanah, Mr.Baejuri, dan beberapa guru yang tidak sibuk di hari itu.

Namun kegiatan belajar itu sempat vacum dikarenakan jadwal dan kegiatan guru yang semakin padat, juga mr ageung yang berencana mengembangkan potensinya di luar dari tempat kerja ku.

Dan akhirnya aku mulai lagi belajar bhs.Arab itu karena alasan ledekan dari ayah aku dan beberapa guru asrama yg ketika berbicara menggunakan bhs. arab. Itu menjadi motivasi aku untuk belajar bhs. arab kembali.

kali ini aku akan membagi pelajaran pertama yang aku dapat dari ms umam, beliau adalah guru bhs.arab aku sekarang sekaligus salah satu wanita yang menginspirasi aku. heheheh.....


yuppsssss, mari kita langsung cus ke pelajaran aku pertama.

Pertama aku di suruh bernyanyi dan menghaflkan nyanyian, 

Huwa = Dia Laki-laki

Huma = Dia laki-laki 2 org

Hum = Dia laki-laki > 3 org

Hiya = Dia Perempuan 

Huma = Dia Perempuan 2 org

Hunna = Dia Perempuan > 3 org

Anta = Mereka Laki-laki (dg jarak yang tidak di depan mata kita)

Antuna = Mereka Laki-laki 2 orang (dg jarak yang tidak di depan mata kita)

Antum = Mereka Laki-laki >3 org

Anti = Mereka Perempuan (dg jarak yang tidak di depan mata kita)

Antuna = Mereka Perempuan 2 org (dg jarak yang tidak di depan mata kita)

Antuma = Mereka Perempuan >3 org (dg jarak yang tidak di depan mata kita)

Ana = Saya

Nahnu = Kita / Kami

Selain itu saya juga belajar tentang nama - nama hari dalam bahasa arab, berikut penjelaasannya :

  • Hari Senin adalah ( يَوْمُ الإِثْنَيْنِ) yawmul-itsnaini
  • Hari Selasa adalah ( يَوْمُ الثُّلَاثَاءِ) yaumuts-tsulaatsaa’ i
  • Hari Rabu adalah ( يَوْمُ الأَرْبِعَاءِ) yawmul-arbi’aa`i
  • Hari Kamis adalah ( يَوْمُ الخَمِيْسِ) yawmul-khamiisi
  • Hari Jum’at adalah ( يَوْمُ الجُمُعَةِ) yawmul-jumu’ati
  • Hari Sabtu adalah ( يَوْمُ السَّبْتِ) yawmus-sabti
  • Hari Ahad/Minggu adalah ( يَوْمُ الأَحَدِ) yawmul-ahadi

  • Dan selain itu saya mengenal beberapa kosa kata diantaranya yaitu :

  • 1. Buku = Kitaabun = كِتَابٌ
  • 2. Sabun = Shoobuun = صَابُوْن
  • 3. Penggaris = Misthorotun = مِسْطَرَةٌ
  • 4. Spidol = Qolamul hibri = قَلَمُ الحِبْرِ
  • 5. Penghapus = Mimsahatun = مِمْسَحَةٌ
  • 6. Baju = Tsaubun = ثَوْبٌ
  • 7. Kemeja = Qomiishun = قَمِيْصٌ
  • 8. Rumah = Baitun = بَيْتٌ
  • 9. Pintu = Baabun = بَابٌ
  • 10. Jendela = Syubbaakun = شُبَّاكٌ
  • 11. Atap = Saqfun = سَقْفٌ
  • 12. Meja = Mindhodatun = مِنْضَدَةٌ
  • 13. Kursi = Kursiyyun = كُرْسِيٌّ
  • 14. Cermin = Mir-atun = مِرْأَةٌ
  • 15. Taman = Hadiiqotun = حَدِيْقَةٌ

  • Yups materi belajar aku hari pertama sampai disini yah guys :)




  • Jumat, 11 Februari 2022

    Review Buku "Masih Belajar " Karya Iman Usman

    RESENSI BUKU “ MASIH BELAJAR Menggapai Hidup Bermakna di Usia Muda ” KARYA IMAN USMAN

     

    Siapakah IMAN USMAN ?

    Yups...

    Dia adalah salah seorang tokoh muda berprestasi, pengusaha, pembicara publik, dan pegiat sosial. Siapa lagi yang tidak mengenal Iman usman apalagi sekarang dia sudah banyak dikenal dibidang pendidikan yang dimana Iman dan rekannya yaitu Belvadevara mendirikan sebuah startup di bidang teknologi pendidikan yang bernama Ruang Guru.

    Dan dibukunya yang berjudul Masih Belajar Menggapai Hidup Bermakna di Usia Muda ini, Iman memiliki banyak sekali harapan yang dituangkan lewat uraian setiap kata. Dan uraian kata itu merupakan curahan  hati, jurnal belajar, sekaligus pengingat untuk para pembaca.

    Chapter 1

    SEBUAH PERSPEKTIF

    The World I’m Living Today Di usia Iman yang ke 27th masih banyak yang masih bingung menggambarkan Iman itu siapa, karena memang benar sangat banyak hal yang dia kerjakan. Kebanyakan orang mengenal Iman sebagai pengusaha karena memang mayoritas waktu Iman dihabiskan  menjalankan perusahaan yang dirintis bersama sahabatnya yaitu Belva, yah... kalian pasti tahu Ruang Guru namanya. Yang dimana sudah menjadi perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

    Namun tak hanya disitu beberapa orang ada yang mengenal Iman sebagai edukator, aktivis sosial, pembicara publik yang dimana itu semua membuat Iman bertemu dengan berbagai macam orang, tokoh Pemimpin yang berbeda beda karakternya. Sehingga bisa menjadi sumber belajar serta inspirasinya setiap hari.

    Tetapi untuk mendapatkan itu semua tidaklah mulus banyak kegagalan, penolakan, dan  keputusasaan yang menghampirinya. Tapi dengan itu Iman bisa bersyukur karena masih memiliki pengharapan(nilai hidup, pengalaman, ajaran) yang bisa menjadi bekal untuk bertahan hingga saat ini.

    How I Value Life Kata Iman “I want to leave this world better than when i came”. Seorang Iman Usman selalu ingin menciptakan pengaruh yang positif dimanapun dia berada. Yang dimana ada atau enggak adanya Iman itu enggak ada bedanya.

    Karena dia percaya apa  yang dia raih bukanlah suatu kebetulan belaka. Ada kerjakeras, doa, dan kesempatan yang mengiringinya. Kata Iman” I don’t want to take all of these privillages for granted. I want to give back and open as many opportunitieos as possible to help people to be the best version of them selves and live meaningful life”

    Choosing The Road Less Travelled “You have to make a difference in life. Be different!” karena hanya sekedar berbeda aja enggak cukup. Kita butuh alasan yang jauh lebih kuat dari itu agar kita bisa bertahan dan konsisten yang diambil.

     


    Minggu, 06 Februari 2022

    CERITA DHIFA

     

    Awal Pertemuan dengan Dirinya


    Genap sudah 3 tahun ini, kamu  mewarnai hari  ms dyah. Di silsilah  37, kakak termasuk tipe yang pendiam. Awal pertama kita bertemu kamu masih terlihat kecil dan kurus kak J, tapi itu dulu. Dulu ms berfikir “bagaimana yah caranya biar bisa dekat dengan kamu tanpa ada rasa canggung atau rasa yang membuat kamu tidak nyaman ?”. Akhirnya ms, SKSD lah kekamu meski dalam hati berkata “sok kenal gak sih aku?” hahahaha. Dari SKSD itu akhirnya membuahkan hasil, kita bisa saling cerita di kamar kamu tiap malam, tentunya ada kak Tasya dan kak Sekar juga kak Zakiyah yang waktu itu masih belum lulus. Melihat kamu yang ceria, setiap hari semakin cantik, bahkan tak sedikit para santri putra yang bertanya tanya tentang kamu ke ms. Di situlah dalam hati ms bertekad, tidak akan membiarkan sembarangan orang mendekati kamu lalu melukai hati kamu. Karena ms sudah sayang dengan kakak,  yes...  u are like little sister to me. Tau gak kak, ms seneng banget ketika tau  cita-cita kamu menjadi seorang desainer, dan kamu  juga sudah menyiapkan rencana utuk kuliah dibidang fashion di Paris. Ketika dulu mendapatkan tugas dari ms untuk membuat beberapa sketsa gambar baju, kamu kumpulkan ke ms. Lalu beberapa saat kemudian kamu sudah mulai suka dengan hal yang lain lagi. Disitu ms mulai belajar harus bisa bantuin kamu untuk mengetahui dimana potensi kamu sebenarnya.

    Oh iya kak, inget gak waktu kamu baru masuk pesantren dan ada kegiatan walisongo disitu ms yang jadi guru pendampingnya juga. Ms ketika itu seneng banget loh kak, jadi pendamping kalian dan 1 bis dengan kalian. Dulu masih lengkap anggota kelas kalian ada qeisha, nayla, nayyara, inara, syema, kimi, dan yang lainnya. ms happy banget ngelihat kamu happy bareng temen-temen kamu kak. Selama walisongo seru banget waktu naek delman, naek becak malem-malem, terus naik angkot dan waktu ke madura mslihat kamu makan sate bareng temen sebangku kamu. Dan ketika kita berlayar menuju Bali, baru tuh bisa take a photo sama kamu dan bikin boomerang dikapal J. Alhamdulillah kalian sehat semua dan gak ada yg sakit. Kalian juga happy semua ketika sampai di Bali, apalagi waktu maen air di pantai pagi-pagi setelah joging dengan Abah. Senang rasanya melihat kamu ketawa lepas seperti itu kak.

    Tapi....

    Dimulailah ketika kelas 8 semester 2, disitu ms merasa seperti ada tembok  besar yang sedang menghalangi kedekatan antara guru dan muridnya. Entah apa penyebabnya, rasa sedikit kurang nyaman ini apakah hanya ms yang merasakannya. Mencari tahu apa penyebabnya dan semakin menelusuri untuk mencari tahu, tiba-tiba muncullah pemikiran dalam hati “mungkin dia sudah mulai tumbuh menjadi remaja, jadi rasanya mulai risih     bila terlalu diperhatikan”, atau “ apa aku terlalu disiplin dengan dirinya yah, sampai dia merasa kurang bebas”. Tapi yah semua itu ms lakukan karena tidak ingin kakak menjadi pribadi yang tidak baik untuk semuanya.

    Ms paham diusia kalian yang remaja ini adalah usia mulai ingin berexplore apa yang kalian mau, dan menyalahkan atau membenci orang-orang yang mencoba membatasi atau  memberikan arahan lain yang bisa dibilang itu bertentangan dengan apa yang kalian mau. Tapi percaya kak itu semua demi kebaikan kamu. Karena yang ms kenal dhifa itu orangnya  baik, gak pelit, gak bisa ngelihat temen susah, modis anaknya, cantik, kuat pendiriannya, kalau sudah punya tujuan kamu akan mewujudkannya dan kamu juga mudah   kebawa dengan pergaulan. Kalau pergaulan kamu dengan anak-anak yang bisa memberi energi positif buat kamu, maka kamu juga akan kebawa ke arah yang positif, dan begitu juga sebaliknya. Sehingga membuat orang yang tahu dengan diri kamu sangat menjaga diri kamu, takut bila kamu akan terluka dengan sangat dalam.

    Pesan ms untuk kakak karena kakak sudah tidak  dijagat lagi, ms berharap kakak tetap rajin sholat awal waktu, rajin  baca Al-Qur’an nya, bisa memilih teman mana yang  bisa menegur kamu kalau kamu sedang melakukan kesalahan dan bukan yang mengajak kamu dalam keburukan meski kamu merasa dia 1 server dengan kamu, selalu jujur apapun kondisinya, dan  lebih PD lagi. Eitsss.... lupa nih jangan sampai kakak melepas hijab hanya demi dibilang cantik dengan temen atau agar diterima dalam satu kelompok. Kakak tekuni satu hal hobby yang benar benar kamu sukai sampai tuntas atau sampai kamu bisa menghasilkan penghasilan dari hobby itu, jangan setengah-setengah kaena akan membuat kamu tidak akan tuntas menekuninya, sehingga menyebabkan kamu berpindah cita-cita. Jadilah kakak yang bisa menjadi panutan untuk adek-adek kamu, harus kuat yah sayang. Ms yakin kamu akan bisa melewati masa SMA kamu di tempat baru  dengan lebih baik lagi dan dengan pribadi yang lebih baik lagi.

    Sukses terus Cintah . . .

    Ms sayang kakak, semoga kakak lebih BAHAGIA SEMUANYA, SEGALANYA, dan SELAMANYA JJJ

    PERJALANANKU

     

    Black and Light in my Live

    Penulis “Dyah Ayu Kinanti”

    ***

    Hidup terkadang tak ada yang baik-baik saja, semua membutuhkan perjuangan keras hingga dimana pernah mencapai titik batas ketegarannya masing-masing

     

    Berawal... ketika aku merasa terpuruk karena merasa gagal setiap kali interview disuatu pekerjaan. Tak ada yang mau memberikan aku kesempatan, yah... mereka semua begitu meremehkan aku hanya karena aku tak memiliki kerabat ataupun keluarga yang bekerja di Rumah Sakit itu. Tak hanya satu, tapi beberapa tempat yang aku datangi pun begitu. Disitulah aku berfikir Keadilan seperti apa ini, ketika kamu tidak memiliki kerabat atau orang dalam sebutannya, kamu tak akan bisa di terima diInstitusi tersebut. Dan kebalikan pula jika kamu memiliki keerabat atau kenalan kamu akan denganmudah lolos dan di terima menjadi karyawan mereka.

    Suatu hari aku memutuskan untuk kembali pulang kerumah kedua orangtuaku. Disitu aku bekerja keras lagi dalam belajar untuk persiapan interview kembali. Dan kedua orangtuaku selalu berdoa dan mensupport apapun yang aku lakukan asalkan itu masih baik-baik saja. Perjalanan aku dalam mencari pekerjaan tidaklah mudah, kesana kemari aku lalui. Bahkan aku pernah bekerja disuatu pustu (puskesmas pembantu) di dekat daerah ku, dan disana aku bekerja hanya selama 6 bulan saja karena ada suatu hal yang membuat aku harus keluar dari sana. Kemudian aku mulai mendapatkan pekerjaan baru di bidan praktek mandiri sebagai asisten bidan dan  disana aku hanya bekerja selama 3 bulan, karena aku mendapat panggilan interview dari rumah sakit petrokimia di Surabaya. Yang mengharuskan aku untuk segera kesana,dan aku tidak mendapatkan ijin cuti untuk seminggu, jadi mengharuskanku keluar dari pekerjaan itu.

    Berangkat aku keesokan harinya menuju surabaya namun perjalanan Lampung-Surabaya membutuhkan waktu sehari semalam di tempuh dengan bus, tetapi di perjalanan banyak sekali halangan yang membuat saya semakin lama sampai ke surabaya tidak tepat seperti perkiraan saya. Alhasil saya terlambat mengikuti tes interview dan saya dinyatakan gagal dalam testersebut. Itu adalah pukulan hebat yang menimpaku, membuat aku sangat frustasi dan menyalahkan keadaan disekitarku. Ayahku menyuruh aku untuk berlibur disurabaya sambil menenangkan fikiran dan sebulan kemudian saya kembali ke rumah untuk mempersiapkan petualangan lagi dikota yang berbeda. Dan saya mendapat restu dari ayah ibuku untuk merantau ke kota Jakarta, kota metropolitan yang katanya disana banyak sekali oorang-orang yang dari desa mengadu nasib disana. Jujur aku awalnya takut karena banyak sekali berita yang menayangkan kejahatan di kota itu. Tetapi itu tak menyurutkan keinginanku, kemudian besoknya aku berangkat sendirian kekota itu menuju stasiun pasar senen, dan ternyata sudah ada  yang menunggu kedatangan aku yaitu tante dan om, adik dari mami tercinta.

    Mungkin lewat perantara tante aku akhirnya bisa bertemu dengan Jagat’Arsy.

    Mungkin kalian berfikir apa sih jagat’arsy itu ???

    Aku juga awalya bertanya-tanya ada apa sih dengan jagat arsy itu?

    Ternyata Jagat’Arsy itu adalah nama sebuah tempat pesantren modern di daerah BSD, lebih tepatnya itu di Nusa Loka. Ternyata didalam komplek perumahan berdiri sebuah pesantren modern yang sangat  diperlukan sekali untuk di lingkungan sibuk nan padat kawasan industri. Masih sangat kuingat jelas pertama kali aku memasuki gerbang kayu yang terbentang panjang di depan hatiku tiba tiba menderu dengan cepat. Bismillahirrahmanirrahim adalah kata yang terucap keluar dari mulut ku. Sambil membawa map yang berisi surat lamaran, aku meyakinkan diri untuk tetap stay cool memasuki ruangan office dan bertemu dengan bagian administasi, lalu di panggilnya HRD dan mulailah aku diinterview dengan 2 orang sekaligus lalu tak lama ada seorang wanita yang sangat dihormati dan dipanggil dengan sebutan ambu jagat itu juga ikut memberikan pertanyaan keopada ku mengenai kesehatan dan obat-obatan.

    Hufft... lega rasanya selesai interview dan besoknya saya sudah boleh mulai bekerja.

    Keesokan harinya aku memulai pengalamanku pertama kali menjadi seorang Nurse di pesantren. Ternyata itu tak mudah, terkadang anak-anak sakit ketika jam off ku berlangsung atau tengah malam ketika aku ingin beristirahat tetapi masih harus mengobati penyakit mereka. Bulan pertama banyak sekali yang aku pelajari dipesantren ini, yang awalnya sering telat sholatnya disini di wajibkan untuk awal waktu dalam beribadah. Tidak hanya itu aku juga belajar mengenai dzikirnya yang benar jika dilakukan dengan yakin dan ketenangan itu akan membuat hati ini tenang dan lembut. Dan ternyata sholat sunnah yang awalnya hanya tahu sholat tahajud dan dhuha,aku mengetahui beberapa sholat sunnah lainnya.

    Bersyukurlah aku dapat mengenal jagat’arsy, yang namanya kehidupan adakalanya lika liku. Abah dan Ambulah yang menjadi penyemangat aku disini. Kebaikan abah dan ambu tak akan bisa terbalas dengan apapun. Jika bukan karena petuah petuah dari abah jagat yang selalu mengajarkanku untuk bersabar, lebih memperbanyak berdzikir dan tetap memaafkan kesalahan orang yang membenci kita, mungkin saya tidak bisa bertahan hingga sejauh ini di pesantren jagat’arsy. Juga ambu yang selalu memberikan support dan perhatian lebih kepada seluruh coach yang ada disini. Kekeluargaan yang terasa di pesantren ini membuat aku sangat nyaman, karena semuanya saling membantu satu sama lain. Banyak hal yang dapat dipelajari disini mulai dari bahasa, amaliah, cara mendidik anak – anak, mengatur emosi dalam berkata-kata, cara memahami perilaku anak, dan belajar mengenai toriqoh. Menjadi nurse dipesantren ini memang harus membutuhkan banyak kesabaran dalam menghadapi anak-anak. Karena memenag tidak mudah, namun dengan semakin aku mendekatkan diri kepada ALLAH SWT dan sabar aku masih bekerja di tempat ini dengan tanggungjawab menjga kesehatan para santriku. Disini membuat aku lebih kuat dalam mengahadapi masalah dan membuat hidupku seakan lebih terang daripada sebelum  aku lebih mengenal toriqoh.

    MY LITTLE HAPPINES

     

    My Little Happines

     


    “Setitik kebahagiaan yang muncul karena sedikit tingkah menggemaskan layaknya bayi yang berusia 6 bulan, terkadang menggelitik ingatan dan membuat senyum-senyum seharian”

    Puisi untuk Dia (Nadine Tsabina)

    Sayangkuh...

    Tumbuh dan besarlah

    Seiring bertumbuhnya pengalaman dan perasaanmu

    Maaf,,,

    Terkadang aku sibuk dengan yang lain

    Hingga aku lupa berbagi cerita dengan mu

    Pilihlah jalanmu,

    Tugasku Hanya membimbing dan memberi tahumu

    Jalan terbaik untuk kau tuju

    Dan kini, aku sudah lakukan itu

    Sekarang, bangkit dan berdirilah yang tegak

    Dengan kedua kakimu berjalanlah yang semangat

    Sesuai cita-citamu

     

                Kini kumpulan memori yang ku rangkai sejak  awal dia masuk, pertengahan semester, kenaikan kelas, hingga sekarang dia bisa berdiri tegak di kelas IX ini membuat aku sedikit terharu dengan dirinya. Rasanya masih hangat di ingatanku dia yang awal masuk masih sering berucap kata-kata  seperti yang dia dengar ketika  disekolah lamanya.  Saat ini aku sudah tidak pernah mendengar dia berbicara dengan kalimat yang semuanya menggunakan bahasa kasar. Yah..., walaupun kadang dia pernah keceplosan.

    Lalu kalau diingat dulu dia paling gak mau banget untuk ikut kegiatan ini dan itu, dikit-dikit malu untuk tampil kedepan umum. Sifatnya yang kadang merengek layaknya anak kecil menginginkan permen, yups....  sama seperti dia yang kalau ada masalah diem, dipendem, tiba-tiba sakit gak mau sekolah. Dia itu anak GPS aku yang paling kecil atau bisa dibilang paling muda dari semua kakak silsilahnya.

    Awal dia masuk ke pesantren itu ketika aku membimbing beberapa silsilah yaitu Tasya yang paling tua (layaknya anak pertama), Dhifa anak GPS yang paling stylish seperti anak nomor 2, lalu lintang yang seumuran dengan dia.

    Yah masih banyaklah cerita dia  di awal kelas VII itu.

    Tapi.... tidak aku banyangkan bahwa dia akan berubah banyak sekali dari kebiasaan dirinya yang dulu dan sekarang. Tidak hanya aku sebagai pembimbingnya yang merasa, “Masyaallah, bener yah kak dine bisa berubah banget sifat dan attitudenya sekarang”. Dan perubahan itu dari hari ke hari sangat aku rasakan, apalagi ketika bunda bercerita kalau bangga sudah mulai berubah dan meninggalkan bad habbitnya ketika masih SD.

    Mulai dari 4S, sering masuk sekolah awal waktu, hampir jarang sakit, aktif  dalam kegiatan, untuk sholat sudah bisa dibangunkan dan ada tanggung jawabnya, ketika holaqoh pun begitu lebih meningkat dibandingkan terdahulu.

    Ada banyak momen yang aku tangkap mengenai anak bontot ku yang satu ini. salah  satunya ketika dia meminta maaf kepada ku karena sudah melakukan hal yang salah dan datang kepadaku untuk melakukan pengakuan kalau dia pernah berbohong kepada abi dan uminya. Dimana Abi dan Uminya berpesan untuk selalu berkata jujur. Dan dia saat itu melanggar aturan dari bundanya dengan berbohong. Maka rasa tidak tenang yang bergejolak didalam hati pun muncul.

    Lalu masih ada banyak momen yang membuat aku bangga pada si anak GPS ku yang satu ini.

    Momen ketika dia menjadi petugas upacara dihari santri itu juga sebenarnya hasil jeripayah dan doa dia. Karena ketika dia kelas 7 dia ikut mendaftar menjadi anggota paskib, namun keberuntungan masih belum memihaknya. Sedih ??? iya sedih, tapi aku yakin suatu hari dia akan  masuk dan bergabung dengan  tim pas kibraka. Bangga  rasanya melihat dia menjadi petugas paskibra di hari santri... Tak hanya di hari santri, ketika HUT RI dia menjadi petugas upacara lagi.

    Dan saat ini rasanya begitu cepat berlalu tiap harinya, dan sekarang dia sudah menginjakkan kaki di kelas IX. Rasanya baru kemarin dia masuk ke pesantren, tapi sudah 3 th lebih kakak mmbersamai kami semua di sini.

    Mungkin tak akan habis kata-kata bila menceritakan discovering  ability kakak sejak kelas VIII... tetapi kak pesan untuk kakak dari ms. Tetap jadi pribadi yang baik, pribadi yang bermanfaat untuk banyak orang dalam hal kebaikan. Raih cita-cita kamu dengan penuh semangat, dan jangan pernah meninggalkan sholat sayang.

    Ms Dyah sayang kakak dine... Sehat terus yah my sweety. J J J