Jumat, 11 Februari 2022

Review Buku "Masih Belajar " Karya Iman Usman

RESENSI BUKU “ MASIH BELAJAR Menggapai Hidup Bermakna di Usia Muda ” KARYA IMAN USMAN

 

Siapakah IMAN USMAN ?

Yups...

Dia adalah salah seorang tokoh muda berprestasi, pengusaha, pembicara publik, dan pegiat sosial. Siapa lagi yang tidak mengenal Iman usman apalagi sekarang dia sudah banyak dikenal dibidang pendidikan yang dimana Iman dan rekannya yaitu Belvadevara mendirikan sebuah startup di bidang teknologi pendidikan yang bernama Ruang Guru.

Dan dibukunya yang berjudul Masih Belajar Menggapai Hidup Bermakna di Usia Muda ini, Iman memiliki banyak sekali harapan yang dituangkan lewat uraian setiap kata. Dan uraian kata itu merupakan curahan  hati, jurnal belajar, sekaligus pengingat untuk para pembaca.

Chapter 1

SEBUAH PERSPEKTIF

The World I’m Living Today Di usia Iman yang ke 27th masih banyak yang masih bingung menggambarkan Iman itu siapa, karena memang benar sangat banyak hal yang dia kerjakan. Kebanyakan orang mengenal Iman sebagai pengusaha karena memang mayoritas waktu Iman dihabiskan  menjalankan perusahaan yang dirintis bersama sahabatnya yaitu Belva, yah... kalian pasti tahu Ruang Guru namanya. Yang dimana sudah menjadi perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Namun tak hanya disitu beberapa orang ada yang mengenal Iman sebagai edukator, aktivis sosial, pembicara publik yang dimana itu semua membuat Iman bertemu dengan berbagai macam orang, tokoh Pemimpin yang berbeda beda karakternya. Sehingga bisa menjadi sumber belajar serta inspirasinya setiap hari.

Tetapi untuk mendapatkan itu semua tidaklah mulus banyak kegagalan, penolakan, dan  keputusasaan yang menghampirinya. Tapi dengan itu Iman bisa bersyukur karena masih memiliki pengharapan(nilai hidup, pengalaman, ajaran) yang bisa menjadi bekal untuk bertahan hingga saat ini.

How I Value Life Kata Iman “I want to leave this world better than when i came”. Seorang Iman Usman selalu ingin menciptakan pengaruh yang positif dimanapun dia berada. Yang dimana ada atau enggak adanya Iman itu enggak ada bedanya.

Karena dia percaya apa  yang dia raih bukanlah suatu kebetulan belaka. Ada kerjakeras, doa, dan kesempatan yang mengiringinya. Kata Iman” I don’t want to take all of these privillages for granted. I want to give back and open as many opportunitieos as possible to help people to be the best version of them selves and live meaningful life”

Choosing The Road Less Travelled “You have to make a difference in life. Be different!” karena hanya sekedar berbeda aja enggak cukup. Kita butuh alasan yang jauh lebih kuat dari itu agar kita bisa bertahan dan konsisten yang diambil.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar