RESENSI
BUKU “ MASIH BELAJAR Menggapai Hidup Bermakna di Usia Muda ” KARYA IMAN USMAN
Siapakah
IMAN USMAN ?
Yups...
Dia
adalah salah seorang tokoh muda berprestasi, pengusaha, pembicara publik, dan
pegiat sosial. Siapa lagi yang tidak mengenal Iman usman apalagi sekarang dia
sudah banyak dikenal dibidang pendidikan yang dimana Iman dan rekannya yaitu
Belvadevara mendirikan sebuah startup
di bidang teknologi pendidikan yang bernama Ruang Guru.
Dan
dibukunya yang berjudul Masih Belajar Menggapai Hidup Bermakna di Usia Muda ini,
Iman memiliki banyak sekali harapan yang dituangkan lewat uraian setiap kata.
Dan uraian kata itu merupakan curahan
hati, jurnal belajar, sekaligus pengingat untuk para pembaca.
Chapter 1
SEBUAH PERSPEKTIF
The World I’m Living Today Di usia Iman
yang ke 27th
masih
banyak yang masih bingung menggambarkan Iman itu siapa, karena memang benar
sangat banyak hal yang dia kerjakan. Kebanyakan orang mengenal Iman sebagai
pengusaha karena memang mayoritas waktu Iman dihabiskan menjalankan perusahaan yang dirintis bersama
sahabatnya yaitu Belva, yah... kalian pasti tahu Ruang Guru namanya. Yang
dimana sudah menjadi perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Indonesia dan
Asia Tenggara.
Namun tak hanya
disitu beberapa orang ada yang mengenal Iman sebagai edukator, aktivis sosial,
pembicara publik yang dimana itu semua membuat Iman bertemu dengan berbagai
macam orang, tokoh Pemimpin yang berbeda beda karakternya. Sehingga bisa
menjadi sumber belajar serta inspirasinya setiap hari.
Tetapi untuk
mendapatkan itu semua tidaklah mulus banyak kegagalan, penolakan, dan keputusasaan yang menghampirinya. Tapi dengan
itu Iman bisa bersyukur karena masih memiliki pengharapan(nilai hidup,
pengalaman, ajaran) yang bisa menjadi bekal untuk bertahan hingga saat ini.
How I Value Life Kata Iman “I want to leave this
world better than when i came”. Seorang Iman Usman selalu ingin menciptakan
pengaruh yang positif dimanapun dia berada. Yang dimana ada atau enggak adanya
Iman itu enggak ada bedanya.
Karena dia
percaya apa yang dia raih bukanlah suatu
kebetulan belaka. Ada kerjakeras, doa, dan kesempatan yang mengiringinya. Kata
Iman” I don’t want to take all of these
privillages for granted. I want to give back and open as many opportunitieos as
possible to help people to be the best version of them selves and live
meaningful life”
Choosing The Road Less Travelled “You have to
make a difference in life. Be different!” karena hanya sekedar berbeda aja
enggak cukup. Kita butuh alasan yang jauh lebih kuat dari itu agar kita bisa
bertahan dan konsisten yang diambil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar